Sekdaprov Tersangka dan Ditahan, Ini Kata FORMASI Riau

🅖𝙖𝙡𝙖𝙠𝙨𝙞𝙥𝙤𝙨𝙩.𝙘𝙤𝙢 – Pekanbaru – Seperti diketahui Sekretaris Daerah Provinsi (Setdaprov) Riau, Yan Prana Jaya Indra Rasyid, ditahan oleh jaksa penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau, Selasa (22/12/2020). Yan Praja tersandung kasus dugaan korupsi dana rutin di Badan Perencanaan Pembangunan (Bappeda) Kabupaten Siak tahun 2013-2017.

Sebelum ditahan Yan Prana menjalani pemeriksaan sebagai saksi sejak pukul 09.00 WIB. Jelang siang, ia diterapkan sebagai tersangka. Sekitar pukul 13.40 WIB, terlihat tenaga medis datang ke Kejati Riau untuk memeriksa kesehatan Yan Prana.

Sekitar pukul 15.30 WIB, tenaga medis selesai memeriksa kesehatan Yan Prana. “Alhamdulillah (sehat),” kata seorang tenaga medis yang coba dikonfirmasi.

Dengan ditetapkannya Yan Prana sebagai tersangka dan ditahan oleh Kajati Riau mendapat sorotan dan dan sedikit apresiasi dari Direktur FORMASI Riau, Dr. Muhammad Nurul Huda, SH, MH kepada Kajati Riau, Dr Mia Amianti, SH. MH.

“Kita mendorong Kajati Riau terus pencegahan dan pemberantasan korupsi di Riau. Karena Riau”darurat koripsi,” masih banyak kasus korupsi di di Kabupaten dan Kota di prooinsi Riau,” kata Dr Muhammad Nurul Huda, SH, MH saat dihubungi via handphonenya.

Selain itu FORMASI Riau memberikan sedikit apresiasi kepada Kajati Riau karena telah menetapkan dan menahan Sekdaprov Riau, Yan Prnana.

“FORMASI Riau memberikan seperempat nilainya kepada Kajati Riau. Karena masih banyak kasus korupsi besar di Riau yang menjadi tugas Kajati Riau,” katanya.

Selain itu FORMASI Riau juga mengatakan,”Kami beri apresiasi bersyarat untuk Bu Mia Amiati Kajati Riau dalam pengusutan dugaan korupsi dimana Yan Prana sebagai tersangka. Kenapa, kasus ini mesti dikembangkan lebih lanjut lagi, serta membuka kembali pengusutan dugaan korupsi Jembatan Pedamaran di Rohil Rp. 266 miliar, Langgam Power, BUMD Tuah Sekata Pelalawan,” katanya.

Direktur FORMASI Riau berharap kepada Kajati Riau terhadap kasus Sekdaprov, Yan Prana ini agar Kajati
berikanlah pasal-pasal yang memberatkan seperti Pasal 2, Pasal 3 dan Pasal 12 UU Tipikor.

Ditulis: Rojuli
Editor: Oslam

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.