45% off www.bookhave.com.look at this web-site replica rolex.Under $20 replica watches.you could look here swiss replica watches.Top Seller replique montre de luxe mouvement suisse.Buy now repliki zegark贸w szwajcarskich.Best https://www.fake-watches.icu/.my response www.watchitdoit.com.Wiht 30% Discount fake rolex.click here for more watcheszs.useful reference 1:1 swiss replica watch.my site best place to buy replica watches.Check This Out https://www.pharmacywatches.com/.Top fake patek philippe.great site https://www.sextagheuer.com/.next page franck mueller replica.read this post here fake richard mille.successful feeling noob factory watches.directory bell and ross replica.

BIAK — Relawan kemanusiaan Kabupaten Biak Numfor, Provinsi Papua, RB Ronsumbre meminta aparat berwenang dan jajaran dinas terkait mengatasi kasus penyalahgunaan lem aibon di kalangan pelajar.

“Saya tengah melakukan pemulihan pengobatan mental terhadap sejumlah siswa yang sering mengisap lem aibon. Jika ini tidak segera di atasi dapat merusak syarat anak-anak Papua,” kata RB Ronsumbre di Biak, Ahad (17/4).

Ia mengakui, mengisap lem aibon menjadi tren di kalangan anak-anak sekolah karena bahan baku ini mudah dibeli di kios. Dari sejumlah pelajar yang menjalani pemulihan pengobatan spiritual, menurut Ronsumbre, mempunyai beragam latar belakang keluarga serta rata-rata pelajar menempuh pendidikan di berbagai sekolah di Biak.

“Saya sangat prihatin dengan pengakuan siswa yang mengisap lem aibon, ya dari informasi pelajar terpaksa mengisap lem aibon untuk ketenangan diri,” ujar Ronsumbre.

Ia mengharapkan jajaran Dinas pendidikan, Badan Pemberdayaan Perempuan Anak dan Keluarga Berencana serta SKPD terkait menangani kasus mengisap lem aibon di kalangan pelajar. Kondisi di lapangan, menurut Ronsumbre, Pemkab Biak telah melarang penjualan dan peredaran minuman keras beralkohol sehingga mengurangi kasus mabuk miras di kalangan warga setempat.

Sedangkan kasus mengisap lem aibon, menurut catatan relawan, jumlahnya sangat signifikan karena dilakukan di tempat-tempat tertentu secara berkelompok. “Perlu ada solusi menangani warga yang terbiasa mengisap lem aibon karena dampaknya sangat buruk bagi kesehatan pribadi bersangkutan,” kata RB Ronsumbre.

Hingga Ahad sore, lem aibon di berbagai kios dan toko masih bebas diperdagangkan karena tidak ada larangan untuk dijual.( * )

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.