KPK Periksa 2 Saksi Kasus Proyek Jalan di Bengkalis

🅖𝙖𝙡𝙖𝙠𝙨𝙞𝙥𝙤𝙨𝙩.𝙘𝙤𝙢 – Jakarta – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap 2 orang saksi dalam kasus dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor).

Pelaksana Tugas (Plt) Juru Bicara KPK Bidang Penindakan, Ali Fikri mengatakan, kedua saksi yang dipanggil adalah Komisaris PT Arta Niaga Nusantara, Handoko Setiono dan Direktur PT Arta Niaga Nusantara, Melia Boentaran.

“Yang bersangkutan (2 orang) akan diperiksa dalam kapasitasnya sebagai saksi untuk tersangka MNS (Muhammad Nasir/Pejabat Pembuat Komitmen proyek jalan di Bangkalis),” kata Ali Fikri kepada wartawan di Jakarta, Rabu (16/12/2020) dikutip dari RRI.

KPK menetapkan 10 orang tersangka dalam kasus dugaan korupsi proyek-proyek peningkatan jalan di Kabupaten Bengkalis, Riau ini.

Komisi antirasuah menduga terdapat 4 proyek peningkatan jalan yang dikorupsi,yaitu Jalan Lingkar Bukit Batu-Siak Kecil, Jalan Lingkar Pulau Bengkalis, Jalan Lingkar Barat Duri, dan Jalan Lingkar Timur.

Ke-10 orang yang dijadikan tersangka terdiri dari para pejabat proyek, kontraktor atau rekanan, serta pihak-pihak lain yang diduga turut serta dalam penganggaran dan pelaksaan proyek.

Para tersangka itu adalah Muhammad Nasir selaku pejabat pembuat komitmen dan Tirtha Adhi Kazmi selaku pejabat pelaksana teknis kegiatan.

Kemudian 8 orang tersangka dari unsur kontraktor yaitu Handoko Setiono, Melia Boentaran, Tirtha Adhi Kazmi, I Ketut Surbawa, Petrus Edy Susanto, Didiet Hadianto, Firjan Taufa, Victor Sitorus dan Suryadi Halim.

Editor: Oslam

Foto: Gedung KPK.

 

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.