Golrkar Riau Keok hanya Menang di 2 Daerah Kabupaten

๐Ÿ…–๐™–๐™ก๐™–๐™ ๐™จ๐™ž๐™ฅ๐™ค๐™จ๐™ฉ.๐™˜๐™ค๐™ข – Partai Golkar di propinsi Riau pada pilkada Serentak 2020 yang kemarin baru saja usai mengalami kekalahan.

Dari 9 daerah kabupaten dan kota yang melaksanakan Pilkada Serentak di Riau, Partai Golkar Riau mengklaim hanya menang di 2 kabupaten. Kedua daerah itu yakni di Kuantan Singingi (Kuansing) dan Indragiri Hulu (Inhu). Sementara, di Bengkalis Indra Gunawan yang notabene menjabat Sekretaris DPD Golkar Riau justru kalah.

“Inhu dan Kuansing (yang menang). Tapi beberapa daerah masih menghitung dari C1,” ujar Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu DPD I Partai Golkar Provinsi Riau Ikhsan, Rabu (9/12) seperti yang dilansir Merdeka.com.

Di Inhu, Golkar memberikan dukungan kepada Rezita Meylaniโ€“Junaidi Rachmat (Rajut). Rezita merupakan istri Bupati Inhu saat ini Yopi Arianto, yang telah menjabat 2 periode.

Sedangkan di Kuansing, Golkar menjagokan Andi Putra dan Suhardiman Amby. Andri Putra merupakan putra dari mantan Bupati Kuansing, Sukarmis.

Ikhsan menyebutkan, saat ini tim internal Golkar sedang mengumpulkan data C1 dari 9 pemilihan di Riau.

Ikhsan tidak menampik beberapa jagoan Golkar di daerah kalah berdasarkan hitung cepat dari berbagai pihak.

Menurutnya, Golkar Riau akan mengevaluasi secara menyeluruh hasil Pilkada, baik yang menang maupun yang kalah.

“Akan menjadi evaluasi kerja politik partai kami ke depan untuk menuju Pilgub dan Pileg 2024 nanti,” kata Ikhsan.

Ikhsan berharap, siapapun pemenang Pilkada nantinya bisa menjalankan amanah untuk masyarakat di daerah masing-masing.

“Apapun hasil Pilkada dan siapapun yang menang, tentu kami mengucapkan selamat atas amanah yang diberikan oleh masyarakat,” tandasnya.

Editor: Oslam.

Foto: Calon dari partai Golkar Pilkada Pelalawan, Adi Sukemi dan M. Rais. (istimewa).

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.