Suaraburuhnews.com – Pangkalan Kerinci – Dewan Pimpinan Daerah Partai (DPD) Gerindra Riau melaporkan kadernya yang tidak mendukung keputusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) terkait dengan putusan partai tentang dukungan pada pemilukada serentak di Riau.

Hal itu disampaikan Ketua DPD Partai Gerindra Riau, Marwan Yohanes kepada suaraburuhnews beberapa hari yang lalu di Pangkalan Kerinci.

Selain itu Ketua DPC (Dewan Pimpinan Cabang Partai) Gerindra Pelalawan, HM. Rusli menegaskan adanya pengurus partai pembelot akan direkomendasikan pencopotan dari keanggotaan ke DPP Jakarta.

“Ya, kita tidak main-main menerapkan sanksi yang telah digariskan oleh partai secara tegas dalam Keputusan dan AD/ART partai. Sejauh ini DPC telah menyusun laporan dan bukti keterlibatan oknum – oknum pengurus dan anggota dewan dari Partai Gerindra Kabupaten Pelalawan yang tidak menjalankan keputusan partai dan akan dilaporkan ke DPP,” tegasnya.

Saat disinggung siapa oknum yang terlibat membelot pada pemilukada Pelalawan, HM. Rusli tidak menjelaskan.

Ketua partai Gerindra Kabupten Pelalawan itu menambahkan,” Yang jelas ada yang membelot, siapa dia hal itu kurang etis saya sampaikan, cukup urusan internal partai,” kata Rusli.

Kemudian tambahnya, diantara sanksi yang akan di terapkan sesuai AD/ART partai adalah pencopotan Kartu Tanda Anggota (KTA). Apabila KTA telah dicabut otomatis dia dikeluarkan di partai, dengan demikian akan dilakukan PAW,” tutup HM. Rusli.(nto)

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.