45% off www.bookhave.com.look at this web-site replica rolex.Under $20 replica watches.you could look here swiss replica watches.Top Seller replique montre de luxe mouvement suisse.Buy now repliki zegark贸w szwajcarskich.Best https://www.fake-watches.icu/.my response www.watchitdoit.com.Wiht 30% Discount fake rolex.click here for more watcheszs.useful reference 1:1 swiss replica watch.my site best place to buy replica watches.Check This Out https://www.pharmacywatches.com/.Top fake patek philippe.great site https://www.sextagheuer.com/.next page franck mueller replica.read this post here fake richard mille.successful feeling noob factory watches.directory bell and ross replica.

Suaraburuhnews.com – Banfar Petalangan – Nazaruddin Arnahz, Anggota dewan asli Bandar Petalangan, kritisi perusahaan Serikat Putra (SP) yang suda puluhan tahun luluhlantahkan 2 Sungai yakni Sungai Kerumutan dan Sungai Terbagiang.

Menurut legisltor PAN ini bahwa, ” PT Serikat Putra (SP), adalah salah satu Perusahaan Besar Swasta Nasional (PBSN) yang bergerak di bidang perkebunan kelapa sawit ini telah dicap sebagai perusahaan bandel di Kab. Pelalawan. Sebab sederet kewajiban yang semestinya dijalankan, tidak dilakukan sama sekali oleh pihak perusahaan yang beroperasi di wilayah negeri amanah ini.”

Lanjut dewan dapil dua ini juga bahwa,”Pola Kredit Koperasi Primer Anggota (KKPA), PT SP merupakan satu – satunya perusahaan di Kab. pelalawan yang tidak menerapkan pola kemitraan itu dengan masyarakat di lingkungn operasionalnya. Bahkan PT SP juga merupakan satu-satunya perusahaan yang Pabrik Kelapa Sawit (PKS) nya tidak menerima Tandan Buah Segar (TBS) dari masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan. PT SP ini juga tidak mempunyai Humas. Jadi untuk berurusan atau jika ada persoalan yang akan disampaikan ke pihak perusahaan, masyarakat sangat kesulitan karena tak ada perwakilan Humasnya. Lebih parah lagi, program Coorporate Sosial Responsibility (CSR) PT SP juga tidak jelas realisasinya. Penyaluran CSR baru terasa dan baru direalisasikan jika sudah ada persoalan dengan masyarakat.

Kemudian legislator 2 periode ini berharap dan menginginkan,”Seharusnya perusahaan menyadari kewajibannya. jangan harus dengan aksi, baru ada menetes bantuannya terhadap warga di lingkungan operasionalnya,” tutup anggota komisi A DPRD Kabupaten Pelalawan ini. [ ags ]

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.