Warga Segel Tower Telkomsel Kerinci Pojok, Pihak Pengelola Ingkar Janji

Suaraburuhnews.com – Pangkalan Kerinci -Warga segel tower Telkomsel di lokasi Kerinci Pojok. Segel dilakukan warga dengan mengunakan rantai besi dan digembok Segel dilakukan warga pada hari Senin (22/6/2020) kemarin sekira pukul 15.00 WIB.

Saat ditemui sbnc, warga berlasan mengapa mereka menyegel tower ini dimana pihak pengelola atas nama PT Muara Riau ingkar janji untuk memperbaiki dan menganti alat elektronik warga yang rusak akibat radiasi tower tersebut saat musim petir beberapa bulan yang lalu.

Penuturan warga kepada sbnc bahwa diperkirakan kerugian warga di sekeliling tower tersebut Rp20 lebih.
“Kalau dihitung secara keselurahan kerugiannya sekitar Rp20 jutaan,” ungkap Ahmad kepada sbnc.

Lokasi tower di Jalan Batin Lalang RT 01 RW 05 Dusun Pulau Payung Kerinci Timur.

Warga terkena danpak tower sekitar 10 orang. Alat-alat elektronik yang rusak adalah TV, Amplifier, resiper parabola, mesin cuci, stabilizer, bola lampu.

Pengakuan warga bahwa pihak pengelola atau kontraktor tower atas nama PT Muara Riau sudah berkali-kali dihubunggi warga melalui RT setempat. Namun tidak ada memberikan tanggapan dan jawaban terhadap masalah ini. Dan hanya janji kejanji saja, katanya.

“Kami berharap pihak kontraktor segera menepati janjinya dan turun ke lapangan sesuai dengan perjanjianya dengan Telkomsel dan warga setempat,” kata Edi Ahmad Ketua RT setempat.

Pihak pengelola tower dalam hal ini PT Muara Riau belum ada menyampaikan keterangan resmi apa penyebab ganti rugi alat-alat elektronik warga belum diganti rugi.

Dalam catatan sbnc beberapa tahun yang lalu tower yang sama juga pernah bermasalah dengan warga sekitar tower. Dan permasalah ini juga sudah sampai ke Dinas terkait. Sakarang kembali terulang peristiwa lama oleh tower ini.

Ditulis : Rojuli
Editor : As

Poto: Kondisi Tower Telkomsel yang disegel warga.

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.