Warga Bumi Lago Mengeluh, Awalnya Air Jernih, Tak Berapa Lama Air Keruh Bercampur Lumpur

Suaraburuhnews.com – Pangkalan Kerinci – Di tengah upaya pemerintah membangun banyak infrastruktur, sektor air minum terkesan sedikit tersisihkan. Masih saja muncul banyak keluhan terkait pengelolaan air minum.

Air PAM adalah air yang diusahakan oleh negara untuk memenuhi kebutuhan air penduduk. Faktanya air yang dialirkan menggunakan pipa
PDAM umumnya banyak menimbulkan maslah terkait dengan kualitas air, frekuensi aliran air.

Warga Bumi Lago Permai (BLP) Kelurahan Pangkalan Kerinci Kota Kecamatan Pangkalan Kerinci Kabupaten Pelalawan baru-baru ini mengeluh karena mereka sudah 3 hari ini tidak mendapatkan pelayanan air bersih. Masalah utamanya adalah kualitas air, frekuensi aliran air yang mereka terima tidak sesuai dengan sebelumnya.

Menurut Ketua RW 12 BLP, Erwan (56) mengatakan kepada sbnc bahwa ribuan warga BLP sudah tiga hati ini disuguhkan dengan kualitas air yang tidak bagus katena berlumpur.

“Sudah tiga hari warga BLP disuguhkan dengan kualitas air keruh bercampur lumpur,” kata Ketua RW 12 BLP, Erwan kepada sbnc, Rabu (8/7/2020).

Pak RW menuturkan juga bahwa awalnya air yang mengalir di kran pipa saat pertama dibuka bersih tetapi tak berapa lama setelah itu muncul air keruh bercampur lumpur, jelas Pak RW 12 BLP itu.

Erwan berharap kepada pengelola PDAM yaitu Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Pelalawan agar kualitas air yang didistribusikan kepada warga BLP harapannya seperti semula. Dan dia juga menghapkan janganlah mengecewakan masyarakat BLP.

Menurut informasi warga setempat bahwa biaya beban untuk PAM ini setiap bulan terus di tagih oleh dinas terkait kepada warga BLP..

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Pelalawan, Hardian Syaputra saat dikonfirmasi sbnc melalui telepon genggamnya tentang masalah air ini namun tidak terkonfirmasi karena hp-nya dalam non aktif.

Ditulis : Rojuli
Editor : Aps

Poto : Kondisi air PAM di BLP

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.