Seorang Ibu Gantung Diri, Meracuni Dua Anaknya Meninggal Dunia Tinggalkan Pesan Selembar Kertas

🅖𝙖𝙡𝙖𝙠𝙨𝙞𝙥𝙤𝙨𝙩.𝙘𝙤𝙢 – Pekanbaru – Seorang ibu rumah tangga ditemukan tewas setelah gantung diri dan dua orang anaknya ikut meninggal dunia. Sedihnya lagi ibu muda tersebut sebelum gantung diri ibu tersebut meninggalkan pesan melalui tulisan di selembar kertas.

Peristiwa tragis ini membuat warga Perumahan Mutiara Kulim, Jalan Palembang, Kelurahan Sialang Rampai, Kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru, Senin (16/11/2020) dihebohkan dengan penemuan seorang perempuan yang meninggal dunia karena gantung diri.

Ibu rumah tangga tersebut bernama Neneng (27). Neneng tak hanya mengakhiri hidupnya sendiri, mirisnya ia juga diduga membunuh dua anak-anaknya yang masih kecil.

Kedua anak korban tersebut ditemukan meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP) yang sama.

Pesan singkat yang ditinggalkan almarhum Neneng tertulis di selembar kertas tulisan tangan warna hitam,”Maafkan aku….Aku pergi….. Biar anak2 ikut bersamaku,” tulianya

Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya mengatakan, kejadian berawal saat suami korban pulang ke rumah dan melihat kondisi rumah dalam keadaan gelap.

Alangkah terkejutnya sang suami melihat di dalam rumah istrinya terlihat tergantung.

“Kemudian suami korban berteriak minta tolong dan keluar rumah untuk mencari bantuan, karena melihat istrinya meninggal dalam keadaan gantung diri,” kata Nandang.

Saat ditelusuri di dalam kamar utama, anak korban yang bernama Nara Atila Gandi (2) dan bayi bernama Dafa Atila Gandi berumur 6 bulan meninggal dunia dalam keadaan mulut berbusa. Namun satu anaknya yang juga berusia 6 bulan masih ditemukan selamat.

“Namun ada 1 bayi bernama Dafi Atila Gandi berumur 6 bulan masih dalam keadaan selamat. Bayi bernama Dafi ini masih dalam keadaan bernafas dan langsung di bawa ke klinik,” lanjutnya.

Selain itu, ditemukan barang bukti berupa kain panjang dan kertas HVS bertulisan “Maaf aku pergi biar anak-anak ikut bersamaku”.

“Kita masih belum bisa menyimpulkan apakah anak-anak ini dibunuh oleh ibunya sendiri. Kita masih menunggu hasil autopsi,” pungkasnya.

Ditulis : Rojuli
Editor: Oslam
Foto: Tulisan pesan singkat almarhum Neneng. Istimewa.

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.