Suaraburuhnews.com – Tembilahan – Jangan main-main dengan siulan. Rayuan lewat siulan kepada istri orang menjadi petaka oleh R (30) sehingga babak belur dihajar pasutri (pasangan suami istri) DS dan MA.

R melapor ke Polsek Kemuning terkait penganiayaan yang telah menimpa dirinya. R melaporkan pasangan suami istri DS (33) dan istrinya, MA (29) yang membuatnya luka-luka dan berdarah.

Diceritakan Paur Humas Polres Indragiri Hilir (Inhil), Riau, Ipda Heriman Putra bahwa kejadian bermula saat R tengah duduk di depan rumahnya, Selasa (20/12/2016) lalu.

Kemudian, MA yang tinggal tepat di seberang rumahnya ternyata juga berada di depan rumah, ia pun bersiul sambil menggoda dan mengacungkan tangannya kepada MA.

Melihat hal itu, MA langsung emosi dan kemudian mendatangi R, sambil mengambil pecahan batu dan melempar ke bagian tubuh R sebanyak dua kali dan selanjutnya memukul bagian kepala R. Mendapat perlakuan tersebut, R membalas dengan cara menjambak rambut MA, sehingga MA terjatuh, dan kemudian MA berteriak memanggil suaminya DS.

Mendengar teriakan istrinya, DS langsung datang membantu istrinya sambil memukul beberapa kali ke arah kepala R dengan menggunakan sebuah batu sehingga menyebabkan korban mengalami luka lebam di bagian kepala belakang dan bagian muka berdarah yang menyebabkan korban langsung tergeletak dan dibawa ke Puskesmas Kelurahan Selensen untuk dilakukan perawatan intensif.

”Saat ini kedua pelaku sudah diamankan di Polsek Kemuning untuk proses penyidikan lebih lanjut,” ujar Heriman Putra, Kamis (23/12/2016). ***

Poto: Polres Inhil

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.