Suaraburuhnews.com – Langgam – Malang nian nasip para buruh. Hari – hari mereka hanya memenuhi kebutuhan perut malah gaji tak dibayar perusaaan. Itulah faktanya yang terjadi. Puluhan orang buruh PT. Arya Enegri Group yang beroperasi di perbatasan Desa Bakung dan Desa Tambak Kecamatan Langgam, Kabupaten Pelalawan – Riau.

Perusahaan yang bergerak dibidang perkebunan kelapa sawit ini menurut infonya sudah hampir 5 tahun beroperasi di daerah ini. Namun perlakuan manajemen terhadap buruhnya selalu semena – mena terutama mengenai pembayaran gaji pekerja mereka.

Menurut pengakuan para burunnya kepada suaraburuhnews kemarin bahwa para buruh sudah 3 bulan tidak menerima gaji dari perusahaan ini. Dari bulan Juli sampai bulan Oktober para buruh menjerit kelaparan karena belum terima upah.

“Sudah tiga bulan kami belum terima upah, Bang. Sejak bulan Juli sampai bulan Oktober kami belum gajian,” ujar para buruh.

Sementara itu ketika ditanyakan apakah mereka sudah meminta hak mereka itu kepada perusahaannya, para pekerja sawit itu menjawab,” Askep (asisten kepala-red) Perusahaan hanya menjawab menunggu putusan dari atasan di Jakarta,” tutup para buruh.

Menurut para pekerja bahwa upah para buruh yang berkerja di perusahaan ini biasanya mereka digaji berkisar 1, 5 sampai 2,5 juta perbulan. Tingkatan gaji para buruh ini sesuai dengan jabatan dan skill pekerjaan buruh di lapangan.

Terkait dengan maslah ini para buruh belum melaporkanhal ini kepada Dinas tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Pelalawan. ” Kami tunggu kebijakan perusahaan sampai akhir bulan ini Pak, kalau belum ada kebijakan perusahaan maka kita akan laporkan ke Disnakertrans Pelalawan,” tutup para buruh. (Rj)

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.