Suaraburuhnews.com – Pangkalan Kerinci – Penyerangan dan kebrutalan PT. Rimba Lazuardi anak perusahaan PT. RAPP terhadap warga Dusun Rendangan Desa Lubuk Kembang Bungo Kecamatan Ukui Kabupaten Pelalawan Propinsi Riau seperti negri Pelalawan tanpa bertuan.

Penyerangan terhadap rumah ibadah 2 unit 1 gereja dan 1 unit musollah, ditambah sepeda motor 58 dibakar, unit 36 unit rumah warga dirusak dan harta berharga diambil. Kebiadaban itu dianggab suatu perbuatan yang menganggap Kabupaten Pelalawan ini tanpa bertuan.

Hal ini diungkapkan Eka Putra, S.Sos saat dengar pendapat dengan pimpinan perusahaan PT. Rimba Lazuardi dan masyarakat jadi korban keganasan perusahaan penyuplai kayu akasia ke PT. RAPP ini.

” Seperti negri Pelalawan ini tak bartuan kalian buat. Mengapa sesuatu yang kalian (PT. Rimba Lazuardi) buat tanpa melakukan perundingan dulu untuk melakukan konflik ini. Kalau perusahaan lakukan perundingan degan warga, saya yakin kerugian perusakan seperti ini tak kan terjadi,” kata Eka Putra dihadapan peserta hearing di aula Kantor DPRD lantai 3 Kabupaten Pelalawan, Senen (5/10/15) tiga hari yang lau.

 

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.