Suaraburuhnews.com – Pekanbaru – Masa Allah, entah setan apa yang merasuk dalam dirinya dengan tegannya oknum Pegawai Kejasaan Tinggi (Kejati) Riau cabuli darah daginngnya sendiri.

Perbuatan bejat ini dikekatahui setelah istrinya melaporkan secara resmi perbuatan tak senonoh suaminya itu ke Polda Riau pada hari Senin, 18 Juli 2016. Karena sang istri tidak terima perbuatan suaminya terhadap anak kandungnya sendiri, Bunga(18).

“Benar ada laporannya, masih kita selidiki,” jawab langsung Kabid Humas Polda Riau, AKBP Guntur Aryo Tejo, Senin (18/7/2016) siang. Namun seperti apa kronologis persisnya Guntur mengaku belum tahu.

Sementara itu, Direktur Reskrimum Polda Riau, Kombes Surawan yang dikonfirmasi terpisah melalui sambungan telepon juga membenarkan tentang kasus ini. “Kita sudah minta keterangan saksi-saksi termasuk korban. Visum (korban, red) juga sudah,” jawabnya.

Lalu terkait bagaimana perbuatan amoral ini bisa terungkap, Kombes Surawan juga belum bisa menguraikan, termasuk identitas si pelaku ini. “Masih kita dalami dugaannya. Anaknya (korban, red) ini kalau tidak salah umur 18 tahun ya,” bebernya.

Surawan memastikan kalau terlapor merupakan oknum pegawai di Kejaksaan Tinggi Riau dan bukan seorang jaksa. “Bukan, dia bukan jaksa, dia pegawai di sana (Kejati Riau, red),”

Informasi yang dihimpun dari berbagai sumber di Kejaksaan menyebutkan, perbuatan si oknum ini terbongkar setelah sang istri tidak sengaja menemukan file tak senonoh suaminya, entah itu untuk alasan apa. ***

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.