Suaraburuhnews.com – Pekanbaru – Korupsi di Riau saat ini sedang parah-parahnya. Di Pekanbaru sejak terbongkarnya kasus korupsi tugu anti korupsi makin membuat kasus korupsi di Riau semakin santer. Begitu juga di Kabupaten lainnya.

Di kabupaten Pelalawan sedang panasnya kasus korupsi Bantuan Dana Tak Terduga. Saat ini kasus ini terus berlanjut dipersidangan di pengadilan negeri Pekanbaru yang saat ini proses persidangan sudah sampai ke tahap pemanggilan para saksi.

Megintip oknum-oknum pelaku DTT Pelalawan berdasarkan Surat Dakwaan Kejaksaan Negeri Pelalawan”Untuk Keadilan” Nomor Registrasi perkara: PDS-09/Pelalawan/FT.1/10/2017 bahwa selain terdakwa Lahmudin, SE, M.Si (52) dan dua orang terdakwa lainnya yakni Andi Suryadi dan Kasim bahwa ada beberapa pelaku penguna Dana Tak Terduga Kabupaten Pelalawan tahun 2012 yang mengembalikan uang kepada negara melalui Kejati Riau beberapa waktu yang lalu.

Dalam surat dakwaan Kejari Pelalawan tersebut kalau dibagi per golongan yang mengembalikan uang DTT tersebut ada empat golongan oknum. Pertama dari oknum PNS berjumlah 29 orang. Kedua dari oknum swasta 6 perusahaan. Ketiga dari oknum wartawan 2 orang dan ke empat dari oknum penegak hukum dua orang. Total keseluruhan berjumlah 37.

Masing-masing oknum penerima tersebut mengembalikan uang sesuai dengan jumlah dan peruntukannya beberapa bulan yang lain.

Jumlah uang DTT ini yang terkecil digunakan dari oknum penegak hukum, kemudian oknum wartawan. Dan jumlah yang terbesar dari oknum PNS Kabupaten Pelalawan dan nomor dua setelah oknum PNS dari oknum swasta.

Total jumlah keseluruhan DTT Pelalawan Rp 2.469.564.385. (sbnc/04).

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.