KPK Periksa Rame-rame Saksi Kasus Suap Bupati Kuansing

🅖𝙖𝙡𝙖𝙠𝙨𝙞𝙥𝙤𝙨𝙩.𝙘𝙤𝙢 – Pekanbaru – Dalam pesan yang disampaikan Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Ali Fikri, menyebut “hari ini (1/11/21) penyidik KPK melakukan pemeriksaan saksi TPK dugaan suap terkait perpanjangan izin Hak Guna Usaha (HGU) sawit di Kabupaten Kuantan Singgigi Provinsi Riau.

“Pemeriksaan dilakukan Kantor Ditreskrimsus Polda Riau, Jalan Pattimura No.13, Pekanbaru, Provinsi Riau,,” kata Ali Fikri dalam pesannya.

Dari informasi yang diketahui saksi tersebut berjumlah 10 orang, yakni:

1. Agus Mandar Pj. Sekda Kab. Kuantan Singingi.

2. Irwan Nazif Kabag. Perekonomian Sumber Daya Alam Setda Kab. Kuantan Singingi.

3. Paino Harianto Senior Manager PT Adimulya Agrolestari.

4. Rudy Ngadiman alias Koko Staf PT Adimulya Agrolestari.

5. Fahmi Zulfadli Staf Legal PT Adimulya Agrolestari.

6. Yuhartaty Staf PT Adimulya Agrolestari.

7. Riana Iskandar Staf PT Adimulya Agrolestari.

8. Syahlevi Kepala Kantor PT Adimulya Agrolestari.

9. Indrie Kartika Dewi PNS Kantor Wilayah Pertanahan Provinsi Riau.

10. Joharnalis Sopir.

Sebelumnya, KPK telah menetapkan Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) Andi Putra (AP) sebagai tersangka kasus suap terkait perpanjangan izin hak usaha sawit.

Andi Putra diketahui menerima suap senilai Rp 700 juta dari hasil operasi tangkap tangan (OTT) KPK.

Kabarnya pemberian suap itu dilakukan secara bertahap. Andi Putra menerima suap dari General Manager PT Adimulia Agrolestari, Sudarso (SDR).

Dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, sebelumnya, KPK mengungkap “sebagai tanda kesepakatan, sekitar bulan September 2021, diduga telah dilakukan pemberian pertama oleh SDR kepada AP uang sebesar Rp 500 juta. Berikutnya pada 18 Oktober 2021, SDR diduga kembali menyerahkan kesanggupannya tersebut kepada AP dengan menyerahkan uang sekitar Rp 200 juta,” kata Lili.**

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.