Kolaborasi Pasangan Husni Thamrin dan Edi Sabli Katerpaduan Politikus dan Akademisi yang Mapan

Opini
Penulis: H. M. ROJULI. S. Sos

Arti politikus (jamak: politisi) adalah seseorang yang terlibat dalam politik, dan kadang juga termasuk para ahli politik. Politikus juga termasuk figur politik yang ikut serta dalam pemerintahan.(Wikipedia)

Pasangan H. Husni Thamrin, S.H dengan DR. H. Tengku Edi Sabli, MSi, yang disingkat (HT – ES) merupakan pasangan yang mapan pada pilkada serentak Kabupaten Pelalawan.

Seandainya pasangan ini sudah resmi mendapat dukungan dari politik maka HT – ES tak diragukan lagi kemapanan dilihat dari rekam jejak (trade record) masing – masing calon ini.

Sebut saja sosok, Husni Thamrin (HT). HT, dalam dunia politik sudah melalang buana. Ibarat bayi, HT mulai merangkak menekuni politik ini sampai mumpuni di bidangnya. Kalau dihitung karir politik HT 10 tahun menjadi anggota dewan di Kabupaten Pelalawan dan dua periode anggota DPRD Riau.

Dua puluh tahun tidak waktu yang singkat untuk kemapanan seseorang yang menekuni bidangnya. Ibarat pepatah, ‘Buah masak di tangkai.’

Tidak itu saja, faktor lain yang menunjang kemapanan sebagai seorang calon pemimpin. Pemilik berbagai perusahaan yang menopang kehidupan politik menjadi mapan. Ditambah diusianya yang ke 40 tahun lengkap sudah kemapanan HT.

Sedangkan Cawabub DR. H. Tengku Edi Sabli, MSi, sosok yang tak asing lagi di Kabupaten Pelalawan dan Propinsi Riau. Figur, ES seorang multi talenta. Dia mantan Ketua LAM Pelalawan, mantan Ketua KPU Pelalawan, Ketua Komisioner KPU Provinsi Riau, pendakwa dan juga saat ini masih aktif sebagai seorang akademisi di Universitas Islam Riau (UIR).

Akademikus atau akademisi adalah istilah umum yang merujuk kepada seseorang yang berpendidikan tinggi, atau intelektual, atau seseorang yang menekuni profesi
sebagai pengajar dan guru besar di perguruan tinggi. Pengertian lain dari kata ini adalah anggota suatu akademi. Ilmuwan, peneliti, cendekiawan, dan para ahli biasanya juga disebut akademikus, meskipun tidak bekerja di perguruan tinggi. (Wikipedia).

Keterpaduan kedua bacalon pasangan ini dinilai suatu kolonisasi yang dipandang pasangan yang sangat dibutuhkan di Kabupaten Pelalawan saat ini.

Curat marutnya pembangunan di Pelalawan dapat teratasi ketika kolaborasi pasngan ini menyatu dalam kombinasi yang kuat.

Lemahnya pendidikan di Pelalawan dengan hadirnya kolaborasi ini dinilai juga mampu meningkatkan kualitas dan mutu pendidikan di daerah ini. Semoga demikian.*

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.