Suaraburuhnews.com – Pangkalan Kerinci – Tidak terlalu berlebihan bila dikatakan HM. Harris, Bupati Pelalawan dua periode adalah sosok yang berprestasi. Mengapa demikian? Dia dua periode menjadi Ketua DPRD Kabupaten Pelalawan. Menjadi Ketua ADKASI (Asosiasi Anggota DPR se- Indonesia) satu periode, 15 tahun Ketua DPD II GOLKAR Kabupaten Pelalawan, 2 tahun menjadi wakil Bupati, dua periode menjadi Bupati Pelalawan sampai sekarang. Belum lagi prestasi berupa penghargaan yang dia raih.

Awal karier politik HM. Harris menunjukan titik terang ketika Kabupaten Pelalawan di mekarkan dari Kabupaten induk yakni Kabupaten Kampar.

Sejak dimekarkan kabupaten ini pada tahun 1999 jalan panjang karier politik HM. Harris bak seperti air mengalir yang tiada hentinya. Pada tahun 1999 HM. Harris awal karier politiknya mulai jadi yakni menjabat Ketua DPRD Kabupaten Pelalawan. HM. Harris semakin berkibar dibawah naungan pohon beringin partai GOLKAR, 15 tahun menjadi ketua partai GOLKAR Kabupaten Pelalawan.

Lebih kurang 2 tahun HM. Harris menjabat Wakil Bupati Pelalawan karena Bupati Pelalawan saat itu Tengku Azmun Jaafar tersangkut masalah hukum maka Wakil Bupati 2006-2011 Rustam Effendi mengantikan Bupati Pelalawan Tengku Azmun sebagai Bupati Pelalawan dan HM. Harris dipilih menjadi Wakil Bupati Pelalawan.

Karier HM. Harris makin tak terbendung. Pilkada Kabupaten Pelalawan periode 2011-2016 pasangan HM. Harris dan Marwan Ibrahim terpilih menjadi Bupati dan Wakil Bupati Pelalawan. Saat menjalani kepemiminannya Wakil Bupati Pelalawan, H. Marwan Ibrahim tersandung kasus hukum terkait dana pembebasan bakhti praja Kabupaten Pelalawan.
Satu periode HM. Harris sukses meletakan dasar visi misinya membangun Kabupaten Pelalawan. Pemikiran cerdas dan brilian darinya yang memadukan pemikiran swasta dan pemerintah  muncul konsep 7 program unggulan HM. Harris yang menjadi produk yang mejalar ke mana-mana aplikasinya bahkan sampai ke negara Eropa, Swedia.

Ibarat tonggak, program unggulan itu belum kokoh dan kuat. Untuk menguatkan program itu, putra almarhum H. Abdul Hamid ini maju lagi untuk maju pada pilkada Kabupaten Pelalawan periode 2016 – 2021 yang berpasangan dengan H. Zardewan. Ternyata kemenangan tak terhenti, pasangan HM. Harris dan H. Zardewan dinyatakan menang oleh MK (Mahkamah Konstitusi) sebagai Bupati dan Wakil Bupati Pelalawan.

Sosok HM. Harris di tengah masyarakat seorang yang rendah hati. Dia selalu merangkul siapa saja dalam membangun Kabupaten Pelalawan. Harris sangat dekat dengan paguyuban yang ada di Pelalawan. Dalam pergaulannya selalu ramah dan bertegur sapa dengan siapa saja tanpa membedakan. Hal ini terlihat, setiap kali ada acara baik kedinasan ataupun pribadi sosok HM. Harris akan menjabat tangan dengan warga atau siapa saja.

Rasa rendah hatinya juga tergambar dalam visi dan misinya menjadi Gubernur Riau. Terlihat oleh kita visi dan misi beliau setiap spanduk dan baliho yang tersebar di Riau  bertuliskan,’Bersama Membangun Riau’.
Artinya apa, kalau kita analisa betapa rendahnya hati HM. Harris dalam visi dan misi beliau ini. Dia tak pernah menyinggung siapapun. Dan HM. Harris mengangap siapapun orang Riau dan dimanapun dia berada mari bersama-sama membangun negri lancang kuning ini. Seandainya mantan Ketua ADKASI 2005-2010 ini menjadi terpilih Gubernur Riau pemikiran HM. Harris terbuka kepada siapa saja tentang pembangunan dan kemajuan rakyat Riau.

Jarang para calon yang bertarung pada pemilihan yang berpikir demikian. Paling tidak visi atau misi yang sampaikan tentang kehebatan dan kepintaran untuk mengatasi persoalan-persolan di tingkatannya. Tetapi sosok HM. Harris lihatlah visi dan misinya yang bertebar di bumi Lancsng kuning ini yang cukup menyejukan untuk membangun Riau.(sbnc/01)

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.