Hilangkan BB Ditelan, Bandar Sabu Tewas di Pangkalan Kuras

Suaraburuhnews.com – Pangkalan Kerinci – Ingin menghilangkan Barang Bukti (BB) tak habis pikir bandar sabu ini telan mentah – mentah sabu – sabu. Apa jadinya, dia tewas tak tertolong.

Itulah yang dialami warga Sorek  Kecamatan Pangkalan Kuras Kabupaten Pelalawan tewas di duga akibat menelan 4 bungkus kecil narkoba jenis sabu. Kejadian naas ini terjadi Kamis (9/4/20) malam.

Diduga, korban nekat menelan barang bukti tersbut lantaran takut tertangkap bersama barang bukti, ketika dirinya menyadari orang yang membeli narkoba kepadanya seorang petugas polisi.

Korban AG (36) diduga seorang pengedar di wilayah Pangkalan Kuras yang selama ini sudah menjadi incaran petugas, diketahui berdomisili di Kampung Melati RT 03 Kelurahan Sorek.

Setelah menelan barang bukti korban sempat mendapatkan pertologan medis di Rumah Sakit Medical Sorek namun nyawa tak tertolong.

Kronologis kejadian, petugas di bawah komando Kasat Resnarkoba, AKP Romi Irwansyah, SH, MH melakukan penyamaran sebagai seorang pembeli, Hanya saja begitu transaksi akan dilakukan, korban menyadari kalau si pembeli merupkan aparat kepolisian. Alhasil, barang bukti berupa sabu kurang lebih 5 gram yang terbungkus 4 plastik paket kecil langsung ditelannya.

Melihat kejadian itu, tim Opsnal, berusaha mengeluarkan barang bukti yang ditelan korban. Hanya saja reaksi sabu yang sudah terlanjur korban telan begitu cepat. Ia pun kejang-kejang. Seketika itu juga korban dilarikan ke Rumah Sakit Medical Sorek.

Sempat mendapatkan pertolongan pertama yakni ditangani tenaga medis mengeluarkan sabu seberat 5 gram. Hanya saja begitu ditangani korban kejang-kejang dan perawat melakukan tindakan kejut jantung. Namun nyawanya tetap tak tertolong.

Kapolres Pelalawan AKBP M. Hasyim Risohandua, S.Ik melalui Kasat Resnarkoba, AKP Romi Irwansyah, SH, MH, Ahad (12/4/2020) membenarkan peristiwa ini. Menurut dia, setelah korban meninggal dilarikan ke RS Bhayangkara Pekanbaru untuk dilakukan visum.***

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.