Suaraburuhnews.com – Bandar Seikijang – YN (28) warga RT 001 RW 06 Kelurahan Seikijang Kecamatan Bandar Seikijang Kabupaten Pelalawan Propinsi Riau, mengadukan sang suaminya AW yang diduga berlaku tidak bertanggungjawab terhadap istrinya yang lagi hamil ditinggal begitu saja tanpa diberi napkah.

Tidak itu saja, AW sempat juga memarahi istrinya itu gara-gara sang istri untuk memberi adik-adiknya THR pada lebarannIdul Fitri yang lalu.

Polres Pelalawan AKBP Ari Wibowo, SIK melalui Paur Humasnya Veri Firmansyah, membenarkan tindak pidana Kekerasan Dalam Rumah Tanggga (KDRT) tersebut.

Paur Humas menambahkan tentang kronologis kejadian perkara ini yaitu, pada bulan Juni tahun 2016 selesai melaksanakan pesta pernikahan AM (sang suami) mengajak istri YN (28) untuk tinggal bersama sang suami dan orang tua mertua laki-laki.

Satu bulan menikah YN hamil 3 minggu, setiap YN meminta uang belanja AW tidak pernah memberikannya, bahkan YN sering menemukan bahwa AW sering berkirim pesan melalui BBM (blackberry massenger) kepada wanita lain dengan panggilan sayang.

Pada suatu hari pada bulan Juni sekira seminggu mau memasuki Hari Raya Idul Fitri lalu, YN melihat AW membagi-bagikan uang kepada keponakannya, lalu YN menanyakan apakah adik-adik kandung YN diberi uang THR juga? AW mengatakan adik-adik YN tidak perlu diberi uang, mendengar itu YN marah dan terjadi pertengkaran dengan AW, hingga orang tua AW ikut campur dan ikut memarahi YN.

Malam itu YN diantar pulang oleh AW ke rumah ibu YN di Bandar Sekijang. Selama berada di rumah ibu YN dari bulan Juni hingga Desember AD tidak pernah menghubungi bahkan tidak pernah menafkahi YN. Atas kejadian tersebut YN melaporkan kejadian tersebut ke Polres Pelalawan guna pengusutan lebih lanjut.(mk)

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.