Suaraburuhnewns.com – Pangkalan Kerinci – Sebagaimanaa yang diberitakan media – media on line kemaren bahwa salah seorang bocah, Angga (2,1) warga Pepaya Ujung Pangkalan Kerinci Kota Kecamatan Pangkalan Kerinci Kabupaten Pelalawan – Riau meninggal di Rumah Sakit Swasta Evarina pada Kamis(22/10/15) sekira pukul 07.24 Wib dikarenakan penyakit ISPA.

Meninggalnya Angga menuai berbagai polemik apa penyebab meninggalnya. Karena meninggalnya Angga pada musim kabut asap. Keluarga korban ternyata ada dari kalangan medis dan dia mengatakan bahwa almarhum Angga meninggal karena ISPA (Infeksi Saluran Penapasan Akut).

Namun fakta itu dibantah oleh Diskes Pelalawan bahwa anak pasangan Sunardi dan Sartini itu bukan meninggal karena akibat penyakit ISPA. Bantahan itu mendapat kecaman dari legislator Propinsi Riau dapil Pelalawan – Siak PKS, Markarius Anwar.

“Diskes Pelalawan jangan menutup – nutupi kasus meninggalnya warga yang diakibatkan oleh penyakit ISPA. Karena Angga positif meninggal karena ISPA. Kita sudah turun ke rumah duka dan keluarga korban juga ada yang dari medis. Dari diagnosa, Angga meninggal krena ISPA. Dan kita berharap Dokter RS Evarina dan Diskes Pelalawan jangan menutup – nutupi penyebab meninggalnya anak buruh itu,” kata Markarius Anwar saat dijumpai suaraburuhnews disela Musda PKS Pelalawan tadi malam.

Rombongan PKS dari Kabupaten dan Propinsi mendatanggi rumah duka sekira pukul 20.00 Wib untuk memberikan bantuan uang duka kepada korban. (rj)

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.