Desa Labuhan Bilik Bak Lautan, Fasilitas Olahraga dan Pendidikan Terendam Banjir

🅖𝙖𝙡𝙖𝙠𝙨𝙞𝙥𝙤𝙨𝙩.𝙘𝙤𝙢 – Pangkalan Kerinci – Saat ini Curah hujan tinggi ditambah dengan kondisi air pasang besar mengakibatkan membuat daerah semenanjung Kampar banjir.

Saat ini kindisi Desa Labuhan Bilik Kecamatan Kuala Kampar Kabupaten Pelalawan bak lautan. Kondisi banjir mengakibatkan fasilitas olahraga dan pendidikan terendam.

“Lapangan bola sudah tengelam, gedung SD terendam,”ungkap Ije warga setempat kepada 🅖𝙖𝙡𝙖𝙠𝙨𝙞𝙥𝙤𝙨𝙩.𝙘𝙤𝙢, Kamis (19/11/2020).

Tidak fasilitas itu saja yang digenangi air banjir saat ini. Jalan-jalan di desa itu juga sudah terendam setinggi betis orang dewasa, kayanya. Akibat banjir tersebut aktifitas warga terganggu untuk keluar masuk ke desa tersebut.

Kondisi dalam Minggu ini air Sungai Kampar terus naik. Akibatnya akses jalan darat lumpuh total menuju desa Rantaubaru Kecamatan Pangkalan Kerinci Kabupaten Pelalawan, Riau juga lumpuh total.

Pantauan 🅖𝙖𝙡𝙖𝙠𝙨𝙞𝙥𝙤𝙨𝙩.𝙘𝙤𝙢 dua hari ini di bantaran Sungai Kampar keadaan air terus merangkak naik. Beberapa rumah warga sudah mulai digenangi air. Seperti di Desa Rantaubaru, Simpang Kualo, Desa Terusan Bawah, Dusun Muara Sako Kelurahan Langgam dan jembatan Pangkalan Kerinci.

“Sudah dua hari ini air terus naik. Kondisi saat ini tiang rumah kami sudah digenangi air akibat banjir,” kata Abdul Rahman warga Kelurahan Langgam kepada 🅖𝙖𝙡𝙖𝙠𝙨𝙞𝙥𝙤𝙨𝙩.𝙘𝙤𝙢 kemarin.

Banjir saat ini melumpuhkan jalan darat sepanjang lima kilometer akses menuju ke desa Rantaubaru. Lumpuhnya jalan satu-satunya ke desa itu itu sudah satu minggu lamanya.”Sudah seminggu lamanya jalan darat tak bisa dilalui,” kata Ridwan (36) warga Rantaubaru kepada
🅖𝙖𝙡𝙖𝙠𝙨𝙞𝙥𝙤𝙨𝙩.𝙘𝙤𝙢, Rabu (18/11/2020).

Ridwan melanjutkan,”Saat ini warga keluar ataupun masuk ke desa ini mengunakan kendaraan air,” tuturnya.

Kemarin warga Desa Kuala Terusan Kecamatan Pangkalan Kerinci, Aspadendi juga mengatakan air Sungai Kampar sudah menengelamkan Pantai Kute. “Sudah beberapa hari ini Pantai Kute twngelam karena banjir. Air terus meninggi,” kata Aspadendi.

Sementara itu Jali, warga Dusun Muara Sako Kelurahan Langgam mengatakan bahwa kondisi air terus naik dan sudah mengenangi jalan menuju dusun itu. “Ada tiga titik jalan menuju Muara Sako digenangi air,” ungkap Jali.

Ditulis: Rojuli
Editor: Oslam
Foto: Kondisi air Sungai Kampar di Desa Labuhan Bilik Kecamatan Kuala Kampar Kabupaten Pelalawan, Riau (18/11/2020).

 

 

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.