Suaraburuhnews.com – Pangkalan Kerinci – Buntut pelecehan seksual oleh oknum karyawan Bank Riau Kepri (BRK) kepada anak tokoh masyarakat Pelalawan yang sedang magang di Bank Riau beberapa Minggu yang lalu berbuntut panjang. Besok pagi, Selasa (19/9) mahasiswa yang tergabung di Mahasiswa Poros Tengah Pelalawan (MPTP) melakukan unjuk rasa.

Aksi dilakukan sekira pukul 13.00 WIB bertempat depan kantor BRK di Jalan Lintas Timur dengan menghadirkan massa 100 orang.

Sesuai dengan surat yang disampaikan oleh korlap kepada Polres Pelalawan bahwa tututan pendemo adalah; menuntut Pimpinan BRK untuk memberhentukan oknum kayawan BRK yang telah melakukan perbuatan asusila, meminta mundur Dirut BRK Pangkalan Kerinci, dan apabila tuntutan ini tidak diindahkan maka pendemo akan meneruskan dan melanjutkan tuntutan ini ke BRK pusat di Pekanbaru.

Unjuk rasa ini merupakan bagian menuntut keadilan terhadap kasus asusila yang dilakukan oknum karyawan BRK Pangkalan Kerinci yang beralamat di Jalan Lintas Timur, Kerinci Kota.

Sebagaimana yang beritakan media sebelumnya bahwa kejadian ini terjadi beberapa hari yang lalu dan tempat kejadian di kantor Bank Riau pelecehan yang dilakukan karyawan Bank ini karena pelaku berani mencium paksa mahasiswi yang kuliah di Universitas Riau (UR) dengan cara memaksa.

Saat ini Polres Pelalawan sedang menagani perkara pelecehan atau kasus asusila ini terhadap mahasiswi yang sedang magang di BRK.(sbnc/04).

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.