Asap di Pelalawan Terus Menyelimuti

Suaraburuhnew.com – Pangkalan Kerinci – Asap masih terus menyelimuti Kabupaten Pelalawan propinsi Riau. Pantauan sbnc pagi ini asap belum lenyap. Tak terhindari sepanjang jalan menuju Kota Pekanbaru asap terus setia menemani.

Efek buruk asap mulai terasa. Sesekali batuk mulai keluar dari mulut ini. Napas didada mulai sesak. Pandangan mata sedikit perih. Hari ke hari suhu udara makin panas. Tanah sudah mengeras. Rerumputan mengering. Pepohonan meranggas. Rawa-rawa mengering. Sungai berangsur-angsur surut terus.

Bencana asap di propinsi ini sudah berkali-kali terjadi sehingga menjadi catatan kelam dalam sejarah pencemaran lingkungan. Dari tahun-ketahun sepertinya terus terjadi.

Pada tahun ini bencana itu terulang terjadi.

Catatan Hotsppt di satelit Terra Aqqua BMKG pagi ini Jumat (2/8) di propinsi Riau tercatat 54 hotspot dan di Kabupaten Pelalawan 23 hot spot.

Semua elemen masyarakat dan pemerintah fokus menghilangkan melenyapkan asap.

Semua titik api diburu untuk dipadamkan dengan berbagai cara. Mulai dari cara canggih sampai dengan cara tradisional atau manual. Bila titik api ini padam timbul titik yang baru. Begitulah yang terjadi saat ini.

Mengatasi kebakaran awal mengatasi pencemaran lingkungan karena asap. Tak ada api tak ada asap. Dimana terjadi kebakaran disitulah sumber asap.

Kebakaran akan mudah terjadi akibat suhu atau cuaca di musim panas. Bila dalam dikondisi ini apapun mudah terbakar. Makin banyak terbakar makin banyaklah asap.

Apapun kondisinya kita optimis asap akan lenyap. Titik api menjadi nol. Perjuangan melawan asap teruslah dilakukan.(opini – sbnc).

Poto : Kondisi asap di Pangkalan Kerinci per 1/8.

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.