Aniaya Anak Orang, Oknum Polisi Dilapor ke Propam Polda

Suaraburuhnews.com – Pekanbaru – Malang nian nasib Syafril Isrami M (35), maksud hati untuk meminta informasi, malah mendapat perlakuan penganiayaan oleh oknum polisi Aiptu Rahman yang bertugas di Polsek Bandar Sei Kijang, Kabupaten Pelalawan. Atas kejadian tersebut, Syafril mengalami kesakitan di bagian wajah sebelah kanan, yang sudah dilakukan visum.

Peristiwa penganiayaan yang terjadi pada 4 Juli 2020 tersebut sudah dilaporkan korban didampingi Kuasa hukumnya Tatang Suprayogo SH MH ke Propam Polda Riau, Selasa (7/7/2020).

Seperti laporan korban yang diterima Brigadir Waldi Mubarak SH, peristiwa tersebut bermula ketika Rahman bersama Istri yang merupakan tetangganya mendatangi rumah korban sekitar pukul 18.30 WIB pada Sabtu (4/7/2020).

“Dia datang dan menanyakan kepada saya sudah berapa kali masuk ke rumahnya. Dan seketika itu dia langsung menyerang dan memukul saya menggunakan tangan. Dia memukul bagian muka sebelah kanan, sampai Kepala Saya terbentur ke dinding. Dan itu terjadi dihadapan kedua orang tua dan abang kandung saya,” kata Syafril sesuai dengan berita acara pemeriksaan (BAP) yang diterima redaksi, Selasa sore (7/7/2020).

Penasehat Hukum korban, Tatang Suprayogo SH MH menambahkan, pelaku setelah melakukan pemukulan sampai saat ini tidak pernah muncul dan meminta maaf. Padahal, selain korban mengalami kesakitan, orang tuanya juga mengalami shok. Untuk itu, dirinya meminta kepada Propam Polda Riau untuk memproses masalah ini sampai tuntas.

“Kita harap persoalan diberlakukan berdasarkan persamaan dimata hukum (equality before the law). Siapa pun yang melakukan tindakan melawan hukum, harus diproses. Karena setiap warga negara dimata hukum sama,” ucap Tatang.

Jadi, kata Tatang lagi, dalam perkara ini hendaknya segera diselesaikan mengingat orang yang diduga melakukan tindak pidana tersebut adalah oknum Polri yang yang bertempat tinggal berdampingan dengan korban.

“Kami meminta kepada bapak Kapolda Riau untuk dapat mengakomodir kepentingan hukum klien kami yang merupakan korban dalam perkara ini,” pungkasnya. (*)

Poto: Istimewa.

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.