Akibat Gunung Ili Lewotolok Meletus 21.700 Jiwa Warga Lembata Mengungsi

🅖𝙖𝙡𝙖𝙠𝙨𝙞𝙥𝙤𝙨𝙩.𝙘𝙤𝙢 – Lembata – Erupsi Gunung Ili Lewotolok membuat ribuan warga Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT) mengungsi ke Kantor Bupati Lama di Kota Lewoleba, Minggu (29/11/2020).

Bupati Lembata, Eliaser Yentji Sunur menjelaskan bahwa hingga saat ini, pengungsi sudah mencapai sekitar 21.700. “Lokasi pengungsian ada di lima titik di Kota Lewoleba. Sebanyak 3.700 pengungsi ditampung di pengungsian, dan 17.000 pengungsi lainnya ditampung di rumah keluarga (kerabat) mereka yang ada di Kota Lewoleba,” katanya.

Bupati turun langsung ke tenda pengungsian dan memberikan arahan agar warga jangan panik dan tetap waspada. Selain itu meminta warga mentaati protokol kesehatan untuk mencegah penularan virus COVID-19.

Ribuan warga yang mengungsi ini tinggal di kaki gunung yang meletus untuk kedua kalinya sejak Jumat (27/11/2020) lalu ini.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lembata berusaha menambung ribuan pengungsi yang terus mengalir dengan membagun tenda di halaman kantor bupati lama.

Kondisi para korban erupsi Gunung Ili Lewotolok yang di tampung di kantor lama Bupati Lembata belum sepenuhnya terurus karena pihak pemda masih mengupayakan evaluasi para warga yang masih memilih bertahan di kampung mereka.

Para pengungsi semakin bertambah setelah Pusat Vulcanologi Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi menaikkan status Gunung Ili Lewotolok dari Waspada (Level II) menjadi Siaga (Level III) pada Minggu (29/11/2020) siang.

“Sudah banyak warga yang kita evaluasi ke Kota Lewoleba. Sedangkan lainnya melalukan evakuasi mandiri. Mereka sementara kita tampung di kantor bupati lama dan sejumlah kantor dinas , serta tenda yang kita bangun,” kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lembata, Kanis Making. Sejumlah warga yang mengalami luka-luka saat evakuasi kini sudah diobati.

Editor: Oslam

Artikel ini sudah tayang di Sindonews dengan judul, Gunung Ili Lewotolok Meletus, 21.700 Jiwa Mengungsi ke Lewoleba.

Foto: Erupsi Gunung Ili Lewotolok membuat ribuan warga Lembata, Nusa Tenggara Timur mengungsi ke Kantor Bupati Lama di Kota Lewoleba, Minggu (29/11/2020). Foto/iNews TV/Joni Nura.

 

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.